Halaman

    Social Items

Visit Namina Blog
Lingkungan adalah sesuatu yang ada di alam sekitar yang memiliki makna dan atau pengaruh tertentu kepada individu. (Oemar Hamalik, 2001-195). Lingkungan merupakan salah satu komponen pembelajaran yang sangat penting dan dapat mempengaruhi tingkah laku seseorang. Lingkungan pembelajaran dapat dikelompokan sebagai berikut :
  1. Lingkungan sosial adalah lingkungan masyarakat baik kelompok besar atau kelompok kecil.
  2. Lingkungan personal meliputi individu-individu sebagai suatu pribadi berpengaruh terhadap individu pribadi lainnya.
  3. Lingkungan alam (fisik) meliputi sumber daya alam yang dapat diberdayakan sebagai sumber belajar.
  4. Lingkungan kultural mencakup hasil budaya dan teknologi yang dapat dijadikan sumber belajar dan yang dapat menjadi faktor pendukung pengajaran. Dalam konteks ini termasuk sistem nilai, norma dan adat kebiasaan.

Kania Tresnajati et. al. (2003:2) membagi lingkungan ke dalam dua kelompok, yaitu :1) Lingkungan dalam, yaitu hal-hal yang pada mulanya berada di luar individu yang akhirnya masuk ke dalam tubuh individu dan bersatu dengan sel-sel tubuh melalui makanan / minum dan pernapasan; 2) Lingkungan luar, yaitu lingkungan yang berada di luar tubuh individu di antaranya lingkungan alam (physical environment), lingkungan sosial (social environment) dan lingkungan spiritual (spiritual environment), yakni : a) Lingkungan alam ialah segala sesuatu yang ada / di luar individu, seperti makanan, minuman, perumahan, tumbuh-­tumbuhan, hewan, udara, cuaca, batuan serta keaneka-ragaman hayati dan non hayati; b) Lingkungan sosial, ialah akibat dari proses interaksi dengan individu lainnya, termasuk ke dalam lingkungan sosial adalah lingkungan kultural; c) Lingkungan spiritual, ialah berupa agama atau kepercayaan yang dianut oleh individu atau masyarakat.

Nana Sudjana dan Ahmad Rivai (2001:212) membagi lingkungan ke dalam tiga kelompok yang lebih sederhana, yaitu :
  1. Lingkungan sosial, yaitu lingkungan yang berkenaan dengan interaksi manusia dengan kehidupan bermasyarakat, seperti organisasi sosial, adat kebiasaan, mata pencaharian, kebudayaan, pendidikan, kependudukan, struktur pemerintahan, agama dan sistem nilai.
  2. Lingkungan alam, yaitu lingkungan yang berkenaan dengan segala sesuatu yang sifatnya alamiah seperti keadaan geografis, iklim, suhu udara, musim, curah hujan, flora (tumbuhan), fauna (hewan), sumber daya alam (air, hutan, tanah, batu-batuan dan lain-lain).
  3. Lingkungan buatan, yaitu lingkungan yang sengaja diciptakan atau dibangun manusia untuk tujuan-tujuan tertentu yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Lingkungan buatan antara lain irigasi atau pengairan, bendungan, pertamanan, kebun binatang, perkebunan dan pembangkit tenaga listrik.

Perbedaan pengelompokan jenis lingkungan pada dasarnya tergantung kepada sudut pandang dan luas sempitnya cakupan seseorang dalam memandang lingkungan. Ada yang menekankan pada aspek fisik, ada yang memasukan unsur biologis, juga ada yang memandang aspek spiritual manusia merupakan bagian dari lingkungan. Ketiga pendapat di atas dalam pengelompokan lingkungan memberikan definisi yang jelas tentang lingkungan sosial yaitu lingkungan masyarakat serta segala hasil dari interaksi individu yang ada di dalamnya.

Pengertian Lingkungan

Lingkungan adalah sesuatu yang ada di alam sekitar yang memiliki makna dan atau pengaruh tertentu kepada individu. (Oemar Hamalik, 2001-195). Lingkungan merupakan salah satu komponen pembelajaran yang sangat penting dan dapat mempengaruhi tingkah laku seseorang. Lingkungan pembelajaran dapat dikelompokan sebagai berikut :
  1. Lingkungan sosial adalah lingkungan masyarakat baik kelompok besar atau kelompok kecil.
  2. Lingkungan personal meliputi individu-individu sebagai suatu pribadi berpengaruh terhadap individu pribadi lainnya.
  3. Lingkungan alam (fisik) meliputi sumber daya alam yang dapat diberdayakan sebagai sumber belajar.
  4. Lingkungan kultural mencakup hasil budaya dan teknologi yang dapat dijadikan sumber belajar dan yang dapat menjadi faktor pendukung pengajaran. Dalam konteks ini termasuk sistem nilai, norma dan adat kebiasaan.

Kania Tresnajati et. al. (2003:2) membagi lingkungan ke dalam dua kelompok, yaitu :1) Lingkungan dalam, yaitu hal-hal yang pada mulanya berada di luar individu yang akhirnya masuk ke dalam tubuh individu dan bersatu dengan sel-sel tubuh melalui makanan / minum dan pernapasan; 2) Lingkungan luar, yaitu lingkungan yang berada di luar tubuh individu di antaranya lingkungan alam (physical environment), lingkungan sosial (social environment) dan lingkungan spiritual (spiritual environment), yakni : a) Lingkungan alam ialah segala sesuatu yang ada / di luar individu, seperti makanan, minuman, perumahan, tumbuh-­tumbuhan, hewan, udara, cuaca, batuan serta keaneka-ragaman hayati dan non hayati; b) Lingkungan sosial, ialah akibat dari proses interaksi dengan individu lainnya, termasuk ke dalam lingkungan sosial adalah lingkungan kultural; c) Lingkungan spiritual, ialah berupa agama atau kepercayaan yang dianut oleh individu atau masyarakat.

Nana Sudjana dan Ahmad Rivai (2001:212) membagi lingkungan ke dalam tiga kelompok yang lebih sederhana, yaitu :
  1. Lingkungan sosial, yaitu lingkungan yang berkenaan dengan interaksi manusia dengan kehidupan bermasyarakat, seperti organisasi sosial, adat kebiasaan, mata pencaharian, kebudayaan, pendidikan, kependudukan, struktur pemerintahan, agama dan sistem nilai.
  2. Lingkungan alam, yaitu lingkungan yang berkenaan dengan segala sesuatu yang sifatnya alamiah seperti keadaan geografis, iklim, suhu udara, musim, curah hujan, flora (tumbuhan), fauna (hewan), sumber daya alam (air, hutan, tanah, batu-batuan dan lain-lain).
  3. Lingkungan buatan, yaitu lingkungan yang sengaja diciptakan atau dibangun manusia untuk tujuan-tujuan tertentu yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Lingkungan buatan antara lain irigasi atau pengairan, bendungan, pertamanan, kebun binatang, perkebunan dan pembangkit tenaga listrik.

Perbedaan pengelompokan jenis lingkungan pada dasarnya tergantung kepada sudut pandang dan luas sempitnya cakupan seseorang dalam memandang lingkungan. Ada yang menekankan pada aspek fisik, ada yang memasukan unsur biologis, juga ada yang memandang aspek spiritual manusia merupakan bagian dari lingkungan. Ketiga pendapat di atas dalam pengelompokan lingkungan memberikan definisi yang jelas tentang lingkungan sosial yaitu lingkungan masyarakat serta segala hasil dari interaksi individu yang ada di dalamnya.

No comments

Related Posts